Selasa, 06 September 2011

Pribadi Sujito 7

Setelah Orientasi selasai selama 3 hari 2 malam,peserta semua pulang ke tempat masing-masing termasuk saya, tetapi untuk menuju hidup yang lebih baik lagi perlu pengerobanan luar biasa.
Saya masih membutuhkan saran orang lain yang bersedia memberi semangat, bantuan dan dukungan dengan iklas.Dari hasil curhat saya dengan orang-orang, saya di sarankan kuliah di Perguruan Agama Buddha khususnya di DKI Jakarta ada beberapa pilihan antara lain STAB Nalanda,Cakung, STAB N Sri Wijaya, Tangerang,STAB Maha Prajna Jakarta di Cilincing, dan masih banyak lagi Perguruan Agama Buddha di DKI Jakarta.Dalam satu hari saya mendatangi kampus STAB N Sri Wijaya bersama Suwari, tetapi dalam tidak cocok salah satunya karena tempatnya di perkampungan jauh dari fasilitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,dan masih banyak lagi kekurangannya.Sebelum meninggalkan kampus saya tidak henti-hentinya minta saran yang terbaik kepada Suwari.Kemudian karena tidak cocok, saya mendatangi kampus STAB Maha Prajna Jakarta yang berada di Cilincing,tetapi tidak di temani Suwari karena saat itu lagi sakit bisul di pantatnya tidak kuat melanjutkan perjalanaan, akhirnya saya beraangkat sendiri yang hanya di kasih alamat serta di kasih petunjuk menuju Tanjungpriok, meski saya belum tau daerah tersebut dengan modal nekad akhirnya ketemu juga tempat yang saya tuju dengan sering bertanya kepada orang yang saya temui takut salah alamat,dll.Dan sebelumnya saya tidak mengetahui peraturan serta latar belakang kampus STAB Maha Prajna,cuma di kasih tau kalau tata cara sembahyang secara Mahayana sedangkan saya latar belakang dari Theravada dan kakak saya alumni STAB Maha Prajna serta ada 2 teman lama yang dahulu merupakan teman seperjuangan saat di Asrama Vihara Nusa Dhamma Cilacap,  akhirnya saya memilih kuliah di STAB Maha Prajna Jakarta selama 4 tahun menyelesaikan 8 semester yang setelah lulus menyandang gelar S1 Sarjana Agama (S.Ag).
Bersambung Bagian Ke 8...........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar